Kebanyakan Kayu Manis Bisa Berbahaya Bagi Liver Anda

Kayu manis sebetulnya adalah bumbu penyedap yang kerap digunakan dalam berbagai makanan dan minuman. Bumbu ini berasal dari kulit pohon dan menjadi rempah yang terpenting. Kayu manis yang dikenal masyarakat ada dua jenis, yaitu ceylon dan cassia

Konsumsi kayu manis cassia yang terlalu banyak ternyata bisa berbahaya. Studi yang dipublikasikan dalam ACS Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan, komponen yang ada dalam kayu manis cassia bisa menimbulkan bahaya bagi yang memiliki liver sensitif.

Komponen yang disebut coumarin ini ditemukan dalam tipe kayu manis tertentu dan beracun meski dalam jumlah yang sedikit. Penelitian menganjurkan orang tidak mengkonsumsi coumarin lebih dari 0.07 mg per kg berat badan per hari.

 

Selain liver, paru-paru juga berada dalam kondisi bahaya bila bubuk kayu manis sampai terhirup. Penyerapan yang tidak disengaja ini bisa menyebabkan tersedak dan luka pada paru-paru.

Kayu manis ceylon atau sering dikatakan sebagai kayu manis sebenarnya, merupakan kayu manis termahal. Sehingga kebanyakan roti, sereal, dan berbagai produk di amerika menggunakan kulit kayu kering cassia atau kayu manis cassia agar bisa dijual dengan harga murah.

Perlu diketaui bahwa kayu manis ceylon mengandung sedikit sekali coumarin. Hal ini berkebalikan dengan kayu manis cassia. Dalam bentuk bubuk, kayu manis cassia mengandung coumarin 63 kali lebih banyak dibanding ceylon. Dalam bentuk batang (stick), kayu manis cassia mengandung coumarin 18 kali lebih banyak dibanding ceylon.

Penggunaan kayu manis cassia pada oatmeal atau bentuk sereal lain selama beberapa hari dalam seminggu, bisa membuat seseorang mudah melewati batas konsumsi coumarin. Hal ini tentu dapat membahayakan kesehatan liver konsumennya.

Membedakan Ceylon & Cassia

Pemilihan jenis kayu manis yang tepat menjadi tindakan preventif, untuk menghindari bertumpuknya coumarin dalam tubuh. Tidak sulit untuk membedakan kayu manis ceylon dan cassia.

Baca Juga Kayu Manis: Jenis, Khasiat dan Efek Samping-nya Bagi Kesehatan

Kayu manis ceylon memiliki rasa manis berwarna coklat muda, sedangkan cassia cenderung pedas dengan warna kemerahan sampai coklat tua. Penggunaan kayu manis ceylon kebanyakan untuk memperhalus dan memaniskan rasa, seperti halnya pada hidangan penutup.

Permukaan kayu manis cassia lebih kasar dibanding ceylon. Hal ini disebabkan pada prosesnya kulit luar kayu manis cassia tidak dikupas. Hal ini pula yang menyebabkan kayu manis cassia kering dan kedua ujungnya menggulung ke tengah. Hal ini berkebalikan dengan kayu manis ceylon yang halus dan basah. Sehingga satu ujung bergulung ke ujung lain, layaknya menggulung kertas.

Hampir semua negara di belahan eropa, menggunakan kayu manis ceylon untuk keperluan bumbu atau herbal dan kesehatan. Dan kalau kita pergi ke Australia, pasti kita tidak akan salah konsumsi karena di Australia dilarang untuk memberi merek cassia sebagai cinnamon. Jadi kalau cassia harus jelas dituliskan sebagai cassia.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin mengonsumsi dan merasakan manfaat kayu manis untuk kesehatan dan dikonsumsi sehari hari sebaiknya gunakan kayu manis ceylon yang memiliki tingkat coumarin rendah dan memiliki khasiat pengobatan.

jual kayu manis ceylon

2 Comments

  1. Daniel Atang January 27, 2017
  2. Damar April 10, 2017

Leave a Reply