Alam menyediakan berbagai jenis bahan yang mampu dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh manusia. Satu dari sekian banyak bahan alami yang manfaat besarnya telah diperoleh umat manusia selama ribuan tahun adalah kayu manis atau cinnamon. Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kayu manis juga memiliki khasiat nyata bagi kesehatan.

Dalam catatan sejarah manusia, penggunaan cinnamon telah digunakan pada zaman Mesir kuno pada 2.000 tahun sebelum Masehi. Pemanfaatan kayu manis oleh masyarakat Mesir kuno tidak hanya sebagai bumbu masak. Mereka juga menggunakan bahan ini sebagai sarana untuk pengawetan mayat. Pada masa-masa berikutnya, manusia pun semakin memperdalam manfaat yang bisa diperoleh dari bahan alami ini.

jenis, khasiat dan efek samping kayu manis bagi kesehatan

Jenis-Jenis Kayu Manis

 

Ada beragam ratusan varietas cinnamon yang bisa Anda jumpai di berbagai penjuru dunia. Hanya saja, dari ratusan jenis kayu manis tersebut, ada 4 varietas yang menjadi komoditas perdagangan utama dunia.

Meski terbagi menjadi 4 varietas utama, sejatinya masyarakat dunia lebih mengenal kayu manis dalam 2 tipe, yakni kayu manis ceylon dan kayu manis cassia. Tiga jenis kayu manis, yakni korintje, cassia, serta saigon, diklasifikasikan dalam satu kelompok, yakni kayu manis cassia.

Ceylon

Kayu manis Ceylon ini berasal dari Sri Lanka. Bersumber pohon dengan nama latin Cinnamomum verum di bawah famili Lauraceae. Kulit kayu manis alami yang kering diambil dari pohonnya dan diolah secara tradisional sebelum dipasarkan.

Kayu manis ceylon menjadi jenis kayu manis yang memperoleh sebutan sebagai “true cinnamon”.  Karena keunikan aroma, kualitas, manfaat kesehatan dan kadar coumarin yang sangat rendah, kayu manis ceylon telah memperoleh reputasi yang luas di pasar global. Batang kayu manis (cinnamon sticks/quilss) diolah secara khusus yang menjadi ciri khas dari sri lanka.

Korintje

Koritje merupakan jenis kayu manis yang berasal dari Indonesia. Kayu manis ini didapatkan dari pohon yang bernama Cinnamomum burmanni. Karena berasal dari Indonesia, banyak yang menyebutkan kayu manis ini sebagai cinnamon Indonesia dan ada pula yang menggunakan sebutan Padang cassia serta Batavia cassia untuk kayu manis ini.

Saigon

Sesuai dengan namanya, Saigon merupakan jenis cinnamon yang berasal dari Vietnam. Seperti halnya korintje, kayu manis Vietnam ini merupakan jenis kayu manis yang masuk dalam varietas cassia. Meski begitu, kayu manis Saigon memiliki kandungan cinnamaldehyde lebih tinggi dibandingkan dengan kayu manis cassia yang lain. Oleh karena itu, harganya juga jadi lebih mahal, meski tak semahal seperti kayu manis ceylon.

Cassia

Cinnamomum cassia atau yang juga kerap disebut dengan kayu manis cassia dan kayu manis Tiongkok ini merupakan jenis kayu manis yang paling banyak dijumpai di pasaran. Harga dari kayu manis cassia pun lebih murah dibandingkan dengan kayu manis ceylon. Apalagi, tanaman penghasil kayu manis ini juga relatif lebih mudah ditemukan.

 

Apa Itu “True Cinnamon” alias Kayu Manis Ceylon?

kayu manis ceylon asli dari sri lanka

Dari penjabaran jenis-jenis kayu manis, Anda bisa mendapati bahwa kayu manis ceylon secara khusus memperoleh sebutan sebagai “true cinnamon”. Penyebutan ini bukan diberikan secara asal, tetapi karena dilandaskan pada manfaat besar yang ada pada kayu manis ini, terutama kalau dibandingkan dengan kayu manis cassia.

Kayu manis ceylon yang diperdagangkan di penjuru dunia, berasal dari Sri Lanka. Tanaman yang menjadi penghasil kayu manis ini, dikenal dengan nama latin Cinnamomum verum.

Dibandingkan dengan kayu manis cassia, kayu manis ceylon memiliki rasa yang lebih manis. Biasanya, harga jual dari kayu manis ceylon bisa 10 kali lipat dibandingkan dengan kayu manis cassia.

Harga mahalnya bukan hanya karena rasanya, tapi karena kandungan coumarin pada kayu manis ceylon lebih rendah dibanding cassia. Perlu diketahui, konsumsi bahan dengan coumarin secara dalam dosis tinggi, bisa mengakibatkan kerusakan liver.

 

Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cassia

beda_ceylon_dan_cassia

Mengetahui perbedaan antara kayu manis ceylon dengan kayu manis cassia menjadi hal yang penting. Pengetahuan tersebut, bisa Anda gunakan agar tidak mudah tertipu ketika ingin memperoleh “true cinnamon”. Di samping itu, pengetahuan ini juga berguna agar Anda bisa memperoleh manfaat lebih besar yang diberikan oleh kayu manis ceylon.

Ada beberapa faktor yang bisa digunakan untuk membedakan antara kayu manis ceylon dengan kayu manis cassia, yakni:

Warna

Dari segi warna, Anda dapat melihat perbedaan antara kayu manis ceylon dengan cassia begitu mencolok. Kayu manis cassia punya warna cokelat yang lebih gelap dibandingkan kayu manis ceylon.

Rasa

Dari segi rasa, kedua jenis kayu manis ini juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Rasa dari kayu manis ceylon lebih manis dan aromanya yang lembut dibandingkan kayu manis cassia.

Harga

Dari segi harga, seperti telah disebutkan, kayu manis ceylon bisa dijual dengan banderol  hingga 10 kali lipat dari harga kayu manis cassia. Tidak hanya itu, Anda juga bakal lebih sulit menjumpai kayu manis ini di supermarket atau pusat perbelanjaan. Kalau mau, Anda perlu berkunjung ke toko yang secara khusus menyediakan kayu manis ceylon.

Kandungan

Hal yang tak kalah penting dari kedua jenis kayu manis ini adalah perbedaan pada kandungan yang dimilikinya. Minyak esensial yang diekstrak dari kayu manis ceylon, punya kandungan cinnamaldehyde lebih tinggi dibandingkan cassia, mencapai 50-63%. Senyawa inilah yang membuat kayu manis begitu bermanfaat bagi kesehatan.

Di waktu yang sama, kandungan coumarin pada yang berdampak buruk pada tubuh yang dimiliki oleh kayu manis ceylon lebih rendah dibandingkan cassia. Pada kayu manis cassia, Anda bisa mendapati hampir 1% kandungan di dalamnya adalah coumarin. Sementara itu, pada kayu manis ceylon, hanya ada sekitar 0,004% coumarin.

Dengan perbedaan kandungan yang cukup mencolok tersebut, kayu manis ceylon memberikan khasiat lebih besar dibandingkan cassia. Di waktu yang sama, efek samping dari konsumsi kayu manis ceylon juga lebih rendah dibanding kayu manis cassia.

 

Manfaat Utama Kayu Manis Bagi Kesehatan

 

Terlepas dari jenis kayu manis yang dikonsumsi, kedua tipe cinnamon ini sama-sama menghadirkan manfaat besar bagi kesehatan. Untuk menjabarkan khasiat besar yang dimiliki oleh bahan alami ini pun bakal butuh waktu yang lama. Nah, dari sekian banyak manfaat tersebut, berikut ini adalah 7 khasiat utama untuk kesehatan yang bisa Anda peroleh:

maanfaat kayu manis untuk kesehatan-min

  1. Mencegah penggumpalan darah

Penggumpalan darah dalam tubuh bisa menjadi hal yang sangat berbahaya. Pembekuan darah di jaringan pembuluh darah yang menuju ke otak, bisa menimbulkan penyakit stroke. Kalau pembekuan ini berada di aliran darah yang menuju ke jantung, bisa berakibat serangan jantung.

Risiko terjadinya penggumpalan darah yang berakibat sangat fatal itu, bisa dikurangi dengan mengonsumsi kayu manis. Kandungan cinnamaldehyde pada kayu manis, memiliki kemampuan untuk mencegah terjadinya pembekuan atau penggumpalan darah.

  1. Mengontrol kandungan gula dalam darah

Konsumsi kayu manis, secara khusus juga bermanfaat bagi para penderita diabetes. Keberadaannya, bisa membantu penderita diabetes yang memiliki permasalahan karena kelenjar pankreas yang tak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau karena tubuh yang tak mampu merespon insulin dengan baik.

Kayu manis memiliki kemampuan unik dalam mengimitasi efek dari insulin dan membantu meningkatkan kemampuan tubuh dalam mentransportasikan glukosa dalam darah. Selain itu, kayu  manis juga dapat menurunkan kandungan gula darah dalam tubuh dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Pada akhirnya, insulin bisa mengirimkan glukosa dengan lebih efisien.

Tak hanya membantu mengontrol kandungan gula dalam darah bagi para penderita diabetes, konsumsi kayu manis juga bisa menurunkan terjadinya komplikasi. Perlu diketahui, para penderita diabetes punya risiko terserang penyakit lain begitu tinggi, termasuk di antaranya adalah serangan jantung dan Alzheimer.

  1. Sumber antioksidan tinggi

Cinnamon juga dikenal sebagai bahan alami dengan kandungan bahan antioksidan yang sangat tinggi. Dalam sebuah penelitian, dari 26 jenis bumbu masak yang sering digunakan, kayu manis merupakan bahan dengan kandungan antioksidan tertinggi, mengalahkan bahan lainnya seperti bawang putih dan oregano.

Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kayu manis memiliki yang begitu banyak. Keberadaan bahan antioksidan, bisa membantu dalam mencegah terjadinya penyakit kanker, penyakit kardiovaskuler, katarak, ataupun gangguan kognitif. Di samping itu, konsumsi bahan dengan kandungan antioksidan tinggi juga menjadi cara efektif untuk mencegah penuaan dini dan menangkal radikal bebas.

Dalam sebuah penelitian, cinnamaldehyde pada kayu manis secara khusus bisa memperlambat pertumbuhan tumor. Di waktu yang sama, keberadaannya juga bisa memberi proteksi pada DNA dan sekaligus membunuh sel kanker yang ada dalam tubuh. Oleh karena itu, kayu manis kerap dianggap sebagai bahan makanan alami yang mampu memerangi kanker.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Konsumsi kayu manis juga bisa menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan tubuh. Dengan ketahanan tubuh yang meningkat, Anda pun jadi tidak mudah terserang penyakit, baik penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, ataupun virus.

Kemampuan ini dimiliki oleh kayu manis karena bahan ini memiliki kandungan antiviral, antibakteri, dan sekaligus antijamur. Oleh karena itu, untuk memerangi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti pneumonia dan streptokokus, konsumsi kayu manis menjadi solusi yang tepat. Demikian pula infeksi akibat jamur seperti pada penyakit candida.

Menariknya lagi, kemampuan kayu manis dalam meningkatkan daya tahan tubuh juga kemungkinan bisa dimanfaatkan oleh para penderita HIV. Bahkan, dalam sebuah penelitian, terungkap bahwa dari total sebanyak 69 jenis tanaman obat yang diteliti, kayu manis merupakan bahan yang paling efektif digunakan untuk perawatan penderita HIV.

  1. Menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh

Selanjutnya, kayu manis juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga keseimbangan kolesterol tubuh. Tidak hanya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, tetapi juga dapat meningkatkan jumlah koleksterol baik (HDL) dalam tubuh.

Untuk mendapatkan efek menjaga keseimbangan kolesterol tersebut juga tidak terlalu sulit. Dalam sebuah penelitian, terungkap bahwa efek menurunkan LDL dan meningkatkan kadar HDL dalam tubuh bisa diperoleh cukup dengan mengonsumsi sebanyak 120 mg kayu manis per hari.

  1. Berguna meningkatkan kondisi penderita penyakit neurodegeneratif

Penyakit neurodegeneratif merupakan jenis penyakit yang secara bertahap akan mengurangi fungsi otak. Alzheimer dan Parkinson merupakan dua jenis penyakit neurogeneratif yang sering menimpa. Nah, konsumsi kayu manis, memiliki potensi untuk bisa memperbaiki kondisi penderita kedua penyakit ini.

Kayu manis memiliki senyawa yang mampu mendorong otak untuk bisa memproduksi protein khusus yang bisa mencegah kemunculan penyakit Alzheimer. Sementara itu, pada sebuah studi menggunakan tikus yang menderita Parkinson, para peneliti menemukan bahwa konsumsi kayu manis dapat melindungi neuron, menormalisasikan level neurotransmitter, dan sekaligus meningkatkan fungsi motorik.

  1. Menjaga kebersihan mulut dan gigi

Hasil penelitian lain juga mengungkapkan bahwa kayu manis memiliki manfaat untuk meningkatkan kebersihan mulut dan gigi. Pemakaian cinnamon, berguna untuk melawan sekaligus melindungi mulut dan gigi dari bakteri yang menyebabkan gigi berlubang, karang gigi, infeksi mulut, serta bau mulut.

Karena efek antibakteri yang dimilikinya, kayu manis memiliki fungsi sebagai mouthwash alami. Lebih lanjut, kayu manis juga kerap digunakan sebagai bahan tambahan untuk permen karet karena memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi sekaligus menambahkan rasa segar.

 

Kegunaan Lain Kayu Manis

 

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, cinnamon juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal lain, termasuk di antaranya adalah:

  1. Pengusir serangga

Tahukah Anda, kayu manis juga memiliki kegunaan untuk bisa membebaskan rumah dari berbagai jenis serangga, seperti kecoa, semut, kutu, dan nyamuk. Sebagai tambahan, bahan alami ini juga dapat digunakan untuk membunuh kutu rambut.

  1. Massage

Kayu manis juga memiliki manfaat ketika digunakan untuk pemijatan atau massage. Anda bisa mencampur minyak yang biasa dipakai untuk pijat dengan cinnamon. Penambahan kayu manis bisa membantu untuk menghilangkan otot dan pergelangan yang tegang.

  1. Membantu meningkatkan kualitas ASI

Konsumsi kayu manis juga secara khusus sangat baik untuk para ibu hamil. Pemakaiannya tak hanya memperlancar siklus menstruasi, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas produksi ASI. Dengan begitu, Anda pun bisa menjalankan program ASI eksklusif dengan baik untuk si kecil.

  1. Mempercepat proses penyembuhan luka

Pemakaian kayu manis juga sangat membantu ketika ada anggota keluarga yang mengalami luka serius. Cinnamon sangat membantu dalam proses penyembuhan sehingga menjadi lebih cepat. Apalagi, keberadaannya juga bisa menghindarkan luka dari infeksi yang bisa saja terjadi.

  1. Menghaluskan kulit

Untuk para wanita, kayu manis juga memiliki manfaat yang begitu diimpikan. Penggunaan kayu manis yang memiliki antioksidan tinggi, berguna untuk membuat kulit terlihat lebih halus. Kulit yang telah mati, bekas jerawat, ataupun garis halus yang ada di kulit, bisa hilang dengan mengoleskan bubuk kayu manis pada kulit.

  1. Bahan disinfektan dan penghilang bau

Efek antibakteri dan antijamur yang dimiliki oleh kayu manis juga memungkinkannya dipakai sebagai disinfektan di rumah. Apalagi, cinnamon secara khusus telah terbukti menjadi bahan alami yang dapat membunuh bakteri e-coli dan salmonella secara efektif. Di waktu yang sama, pemakaian kayu manis juga dapat menghilangkan bau tak sedap yang ada di rumah.

  1. Sarana untuk diet

Kegunaan lain yang tak kalah pentingnya dari kayu manis adalah kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan. Anda bisa memperoleh manfaat ini cukup dengan membuat minuman yang disertai dengan kayu manis. Apalagi, cara pembuatannya cukup mudah, bisa dilakukan seperti ketika membuat teh.

 

Efek Samping Kayu Manis

 

Manfaat yang bisa didapatkan dari konsumsi kayu manis memang besar. Namun, kalau penggunaannya terlalu banyak, bisa pula menimbulkan efek samping . Penggunaan kayu manis jenis Cassia yang terlalu banyak dapat mengiritasi mulut dan bibir dan pada beberapa orang; kayu manis juga bisa menyebabkan reaksi alergi. Efek samping kayu manis yang lain diantaranya adalah:

  • Kerusakan organ hati

Kerusakan organ hati bisa saja muncul kalau Anda terlalu banyak mengonsumsi kayu manis, khususnya kayu manis cassia. Penyebabnya adalah adanya kandungan coumarin yang cukup tinggi pada kayu manis cassia. Para ahli kesehatan menyarankan, batas konsumsi coumarin per hari adalah sebanyak 0,1 mg/kg.

Perlu diketahui, dalam satu sendok teh kayu manis cassia (kurang lebih 2 gram), terdapat sekitar 5 mg coumarin. Jadi, untuk orang dewasa dengan bobot 60 kg, konsumsi setengah sendok teh kayu manis, sudah melebihi dosis yang telah ditetapkan oleh para ahli.

  • Kemungkinan terjadi interaksi dengan obat

Hal penting yang perlu Anda ketahui, cinnamon merupakan bahan alami yang punya kecenderungan mudah berinteraksi dengan obat diabetes, obat pengencer darah, obat jantung, antibiotik, dan lain-lain. Pada kondisi tersebut, proses pengobatan yang Anda lakukan pun bakal tidak berjalan dengan baik.

 

Itulah informasi komplet mengenai jenis, khasiat, serta efek samping yang perlu Anda ketahui terkait kayu manis. Secara umum, konsumsi kayu manis memberi manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Hanya saja, pemanfaatannya harus dilakukan dengan cermat. Selain itu, untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar dan untuk konsumsi sehari hari , pertimbangkan untuk memilih kayu manis ceylon dibandingkan kayu manis cassia.